Staycation Bareng Keluarga di Hotel OYO 2028 Wisma Jepara

“Eh eh, kita udah mau sampai lokasi nih, mas.
Tuh, tuh depan pas belokan traffic light belok kiri, terus pelan aja lokasinya di sebelah kanan pas!”
Kataku sambil memberikan aba-aba ke mas.
----
“Ini udah bener, Buk?” Kata mas saat mengarahkan setir mobil ke hotel yang telah kami pesan melalui aplikasi OYO.
“Iya, mas.. “
Sepanjang masuk ke lokasi dan mencari tempat parkiran, kami tertegun. Meyakinkan diri kami bahwa kami nggak salah hotel. Kami lalu masuk ke bagian resepsionis dan menyerahkan identitas kami untuk dicek apakah sudah sesuai dengan data pemesan.
Cek, cek, cek! Yap, seluruh data sudah benar dan here we go! Masnya mengantar kami ke kamar kami yang telah disiapkan sebelumnya.
Pas buka pintu kamar…..
“Wooooowww, ini beneran mas kita lagi nginep di Jepara? Rasanya nggak kayak di Jepara yah..”
“Iya, bagus ya hotelnya,” sahut mas.
Kami dibuat terkagum-kagum sama bangunan hotel dengan konsep minimalis modern. Bagus banget. Adem, nggak jauh dari tempat wisata, banyak pohonnya dan yang jelas murah banget!
Anak Butuh Ibu yang Bahagia
“Anak butuh Ibu yang bahagia”, katanya….
Rasa-rasanya setelah menjadi ibu, kalimat yang sering terdengar di telinga ini ingin kuiyakan beratus-ratus kali. Bukan lagi bener, udah bener banget ini mah kalau jadi Ibu itu harus jauh-jauh dari perasaan stress karena capek ngurus anak dan ngurus rumah. Nggak boleh mikir berat biar ASInya lancar kayak jalan tol. Kok gitu? Iyap, karena masalahnya, kalau udah stress dan capek pasti efeknya ke ASI. Kalau udah ngefek ke ASI, kasihan Khaula pasti nggak nyaman karena gimanapun bayi itu ngerasain feeling yang dirasain sama Ibunya.
Beberapa waktu yang lalu aku sempat masuk ke UGD karena hampir sebulan didera rasa pening di kepala yang bener-bener nggak bisa diobatin sama makanan sehat, obat-obatan dan perasaan pura-pura bahagia. Akhirnya karena rasa sakit yang tak tertahankan, mas membawaku ke UGD untuk check up dan kami sudah bersiap kalau kami harus rawat inap karena gejalanya mirip sama DB atau Thypus.
Deg deg deg…
Udah was-was dan khawatir ninggalin anak, makin dibuat khawatir pula sama hasil check lab yang takut hasilnya kurang bagus. Akhirnya, setelah menunggu sekitar 3 jam lamanya di hampir tengah malam, hasil lab keluar dan dokter yang memeriksa heran bukan main melihat hasilnya.
Bukannya memberikan kami obat atau memeriksa lanjut, para dokter justru kebingungan dengan kami. Karena katanya aku nggak apa-apa dan nggak kenapa-kenapa. Katanya aku stress. Hah gimana bisa pusing sampe hampir sebulan cuma perkara stress? Terus gejala mual muntah itu gimana? Masa iya cuma karena stress?
---
30 menit berlalu dan di ruang UGD pertanyaan dokter nggak jauh-jauh dari “Ibu lagi mikirin apa? Bener nggak lagi mikirin apa-apa?” yang ada aku yang makin pusing ditanyain begini dan malah jadi pengen ketawa. Aku ini pusing beneran malah dibuat becandaan wkwkwk.
Dokter memeriksa dan memastikan sekali lagi bahwa tidak ada yang salah dengan hasil lab darahku. Aku dan mas saling tatap. Kami diam seribu bahasa. Lalu aku, mas dan dokter tertawa bersama. Kami menertawakan percakapan canggung kami di ruang UGD.
Sebelum menutup perjumpaan kami, Dokter hanya berpesan, “jangan stress-stress ya, Bu. Jangan terlalu banyak pikiran. Badannya kasihan..”
---
Pasca menyadari aku sedang tidak baik-baik saja, aku menodong mas untuk diajak ke kedai kopi agar bisa membeli fresh brew coffee. Tanpa babibu, mas mengiyakan. Sepertinya mas tahu betul tingkat stress kali ini nggak main-main. Sesampainya di kedai kopi, seperti biasa, aku mencium aroma khas kedai dan beberapa beans coffee pilihan kedai.
Indra penciumanku jatuh hati pada beans Weninggalih. Wangi banget! Kangen banget rasanya bisa cium-cium beans cofee. Aku pun memesannya dengan metode Japanese yang selalu sama kupesan di manapun aku pengen ngopi. Selama perjalanan pulang, indra pengecapku nggak bisa berhenti menikmati asam pahit kopi Weninggalih salah satu kedai kopi di Kudus.
Mengejutkannya, sampai di rumah, tanpa kusadari gejala “sakit” pada fisik yang sebulan ini kualami atas izin Allah mendadak lenyap. Mejik! Ternyata, aku cuma butuh ngopi wkwkwk. Uangnya keburu ludes buat cek ke dokter dan IGD. Eh, obatnya cuma ngopi. Sungguh, betapa absurdnya aku.
---
Sabtu bada subuh, setelah mas melihat aku sudah merasa cukup baik, kebetulan pas mas libur juga, mas tiba-tiba mengajakku untuk staycation di salah satu hotel di Jepara. Langsung aku diminta mas untuk mencari penginapan di Jepara yang proper untuk staycation kami malam nanti.
Udah lewat jam check in hotel, aku masih nyari-nyari hotel yang recomended untuk melengkapi liburan dadakan kali ini. Inget banget pernah dapet iklan OYO di e-mail. Cus, langsung buka email dan cusssss buka websitenya OYO. Tapi sebelum memesan, aku sempat nggak yakin sih bakalan ada OYO di Kudus-Jepara karena ini kan kota kecil ya, jadi nggak yakin aja gitu.
Surprisingly pas masukin lokasinya di Jepara ada doooongggggg OYO-nya. Nggak cuma satu hotel doang lagi kann uuuhhh jadi bisa menyesuaikan sama budget kami. Nggak pake lama, pas lihat OYO 2028 Wisma Jepara langsung jatuh hati. Cas cis cus nggak pake lama langsung proses pesan hotel, proses transaksi, next, next, next, bayar deh!
Kayak gini nih proses pemesanan hotel OYO via website resminya:
Buka dulu website resminya. Ketik keyword OYO di Google atau langsung buka deh Website resminya OYO

Nah, kalau teman-teman masih bingung, teman-teman bisa lihat video sederhana ini. Silakan di play dan cobain sendiri betapa mudahnya pesan hotel di OYO!

Gimana, gampang banget kan pesennya?
Setelah hotel terpesan dan barang bawaan ready untuk dibawa, mas bergegas untuk memasukan barang bawaan ke mobil dan keluarga kecil kami langsung cus untuk melakukan perjalanan ke Jepara.
---
Cuaca mendung, tapi hal itu tidak menyurutkan semangat kami untuk mengajak Khaula liburan tipis ke kota Jepara yang letaknya 30 menit dari rumah. Dekat sekali, ya? Hahahaha, iya memang sangat dekat. Karena memang konsep liburan kali ini literally short escape. Jadi memang cari yang dekat, yang nggak bikin capek, tapi tetap bikin hepi.
Kenapa Jepara? Kan Dekat Sekali dengan Kudus. Kayak Nggak Liburan Dong Jadinya…
Hmmm, kenapa Jepara? Alasannya tidak lain dan tidak bukan adalah karena dekat. Hahahaha… Iya, sejak punya Khaula kami nggak tergiur untuk liburan jauh-jauh atau lebih tepatnya lebih selektif kalau milih tempat liburan. Ya gimana ya, bawa bocah bayi itu yang dipikirin lebih ke “nanti kalau anak capek gimana?” kalau aku sama mas mah karena udah biasa liburan minim alias pelit kalau tidur sukanya nebeng di tempat temen atau tidur di masjid ya. Tapi kan nggak mungkin kalau sama bayi dibawa nginep di masjid, capek shay!
Sepanjang perjalanan kami ditemani rintik gerimis yang makin menambah syahdu perjalanan kami. Mengejutkannya. Begitu masuk ke kawasan Kota Jepara, kami disambut cerahnya matahari sore. Kamipun membuka aplikasi peta kami untuk menemukan lokasi hotel OYO yang telah kami pesan.
Baru saja mengetik alamat di aplikasi peta, tiba-tiba sebuah suara mengarahkan kami untuk belok ke kiri dan lokasi ada di sebelah kanan jalan, katanya. Sambil mengikuti suara dari aplikasi, mata kami tertuju pada tulisan OYO di sebelah kanan jalan yang begitu besar dan jelas.
Dari pinggir jalan terlihat betul bahwa Hotel OYO yang kami pesan mewah dan eksklusif. Jadi nggak yakin awalnya, ini bener nih lokasinya di Jepara?
Pas masuk ke resepsionis dan ketemu sama mas mbak penjaganya, mereka membantu kami untuk validasi data pemesan melalui aplikasi. Ruang resepsionisnya ramah dan lokasinya bersih banget.
Staff hotel menunjukkan lokasi kamar kami tempat kami menginap. Begitu masuk kamar, mata kami dimanjakan dengan kamar yang bersih dan luas. Seluas mata memandang, kami mendapati kasur yang bersih dan besar, lampu kamar yang terang, AC, TV LCD, meja dan kursi kerja, kamar mandi dan dental kit yang lengkap.
Seperti Biasa, Liburan Maksimal Pakai Budget Minimal
Karena sudah sampai di Jepara, kami maksimalkan waktu kami

Tidak ada komentar

Halo!

Terima kasih telah membaca blog www.dwiseptia.com. Semoga konten yang ada di blog ini bisa menginspirasi. Doakan saya bisa produksi konten yang lebih baik, ya!
Oh, ya kalau ada rekues konten silakan tulis di kolom komentar, ya! ^^