Ternyata, solo travelling semasa masih gadis sungguh berbeda rasanya ketika solo travelling ketika sudah berkeluarga. Sore itu, aku tahu jalanan Surakarta akan rame karena bertepatan dengan Haul Solo 2026. Tetapi karena sudah jauh-jauh ke Solo, rasanya sayang banget kalau harus tetap di penginapan dan tidak kemana-mana. Hehe, time is precious right?
Sore hari, di jam macet-macetnya aku ngide banget main ke Kampung Batik Kauman karena ada Toko Pakai Batu yang super menarik. Di sana ada berbagai macam aksesoris, seperti cincin, gelang, jam hingga bagcharm. Jujur, heran juga kenapa aku tertarik sesuatu yang lucu karena emang jarang. Mungkin, centil era-nya terlambat? Hahaha ~
Baca Juga: Rahtawu, Potret Alam Kudus yang Masih Asri
Kampung Batik Kauman, Padat Merayap di Jam Sibuk
Sudahlah bukan warga lokal dan hanya berpegang teguh pada Google Maps serta arahan warga TikTok, aku cuma berharap bisa menemukan parkiran yang aman dan nyaman serta tidak membuat bingung yhaaa. Tapi nyatanya, Kauman sedang diperbaiki dan sulit bagiku untuk menemukan parkiran mobil. Sebagai warga yang hanya bermukim 2 malam, aku akhirnya melewatkan Kauman karena tidak nyaman dengan macetnya. Belum lagi kalau di gangnya banyak orang. Duh, takut banget vertigo dan migrain kumat 🤣🤣
Aku akhirnya melanjutkan perjalananku dan berpikir mana tempat yang sekiranya cocok untuk nyore sambil isi perut yang mulai kosong sembari membuka laptop karena tetap harus kerja yhaa sodara-sodara 🤣🤣 alhamdulillah 'alaa kulli haal hihi ~
Lanjut Buka Maps dan Melanjutkan Perjalanan ke Toko Roti Aren
Tujuan selanjutnya, jujur bingung. Tetapi entah kenapa pengen ke Toko Roti Aren dan surprisingly lokasinya dekat. Baru buka maps, input nama toko and voilaaaa nengok kanan ternyata ada Lapis Aren - Toko Bolu Paling Lembut Se-Kota Solo. "Laaahhhh, kok dah sampai" Langsung ekor mataku mencari apakah ada parkiran mobil di depan toko atau tidak.
Daaaan, aku membuka kaca mobil lalu menemukan 1 spot parkiran yang masih kosong. Alhamdulillah, tanpa babibu aku memanggil pak parkir untuk meminta bantuan. Seperti memang di arahkan ke Toko Roti Aren, ada 2 kursi yang tersedia. Di depan pintu samping dan di ujung jendela. Aku memilih duduk di dekat pintu demi bisa memantau meja indoor dekat musola yang kosong agar bisa bersegera pindah.
Toko Roti Aren punya konsep yang unik. Bangunannya yang vintage dan klasik dipadu dengan tone warna yang warm dengan lampu sorot kuning bikin kamu betah berlama-lama di sini. Apalagi, kamu juga bisa membawa oleh-oleh bolu dan kue di Toko Roti Aren ini. FYI, roti mereka bisa tahan 2-3 hari di suhu ruang dan 5 hari di suhu chiller. Jadi aman buat oleh-oleh, ya~
Memesan Aren Toast Neapolitan dan Es Teh Solo
Masuk ke Toko Roti Aren, aku disambut dengan staff yang super ramah dengan seragam kebaya biru yang khas. Pun ada waitress yang menggunakan penutup kepala gemas yang sangat cocok denga vibes tokonya. Aku merekam setiap sudut Toko Roti Aren, membuka menu, memesan Aren Toast Neapolitan dan es teh solo sambil melihat sekitar.
Ternyata aku pernah muda
Ternyata aku pernah ada di posisi seperti mereka.
Duduk, bersantai, bercanda, bercengkrama sambil menikmati dunia.
Dan aku duduk sendiri, memandang sekitar yang sedang tertawa bersama teman, sahabat, kerabat, hingga keluarga dekat. Rasanya hangat ada di sana. Duduk sambil menunggu pesanan datang sembari mendengar adzan maghrib dari smartphone yang ada di tangan.
Roti Hangat dan Es Teh Datang di Waktu yang Tepat
Tidak perlu menunggu lama, Aren Toast yang disajikan di hotplate dengan saus chocolate serta eskrim sebagai toping serta es teh solo akhirnya ada di depan mata. Rasanya unik saat menuangkan lelahan dark chocolate ke atas eskrim dan aren toast yang ada di atas hotplate. Pun saat memakannya. Panas dan dingin seperti menyatu di mulut. Unik sekali ~
Saat menyeruput es teh Solo pun, rasanya langsung hmmmmm! ini enak banget! saking enaknya aku sampai pesan es teh solo lagi plus dengan Bakmi Ayam 3 Rasa. Sekilas info, Toko Roti Aren tidak hanya menjual roti dan minuman saja. Mereka juga menjual aneka bakmi dan misoa yang punya berbagai macam kuah pilihan. Dan menariknya, untuk campuran mie agar lebih sedap, mereka menyediakan refill corner yang berisikan infuse water, chili oil, acar, saus, kecap, dll. Kamu bisa refill sesuka hatimu di sini!
Sungguh sore yang sempurna. Allah mengizinkanku untuk sejanak melipir dari kesibukan dan lelahnya hari setelah sebelumnya aku sempat ke klinik karena dehidrasi akibat diare dan lemas. Tetapi sore itu, aku bisa menikmati makanan enak tanpa harus merasakan pahit di seluruh lidah dan tanpa harus memuntahkannya dengan perasaan tidak nyaman.
Allahumma Baarik, terima kasih ya Allah ❤️
Kalau kamu ada waktu atau kunjungan ke Solo, coba deh sempetin mampir ke Toko Aren ini karena aku yakin banget kamu bakalan suka ~
Salam,






.jpg)
.jpg)
.jpg)






























