Jumat, 13 April 2018

Menikah Muda, Impian yang Tepat Atau Justru Bisa Jadi Bumerang Kalau Belum Siap?

Tidak hanya satu dua orang menganggap bahwa aku memiliki impian yang cukup aneh saat aku masih berstatus siswa dengan seragam putih abu-abu. Iya, sejak duduk di bangku sekolah dan masih ingusan aku selalu membayangkan bisa menikah tidak lama setelah lulus dari SMK. Terdengar gila dan aneh mungkin, tetapi ini benar-benar nyata.


Aku bertanya kesana kemari mengumpulkan responden demi bisa mendapatkan jawaban-jawaban yang bisa mendukung impianku. Beberapa mendukung impianku untuk menikah dan beberapa yang lain berkata:

"jangan dulu, jalan hidupmu masih panjang. terlalu sayang untuk dilewatkan dengan menikah terburu-buru."

Aku bukannya ingin terburu-buru, tapi sungguh aku tidak ingin ketika usiaku menginjak 40 tahun aku masih memikirkan banyak hal yang belum sempat aku capai dan wujudkan. Karena menginjak usia 40 tahun nanti, aku ingin menikmati segala jerih payah bersama suamiku dengan melihat anak-anakku sudah cukup dewasa dan aku bisa memupuk rasa khawatirku sedemikian rupa.

Waktu berjalan hingga usiaku menginjak kepala dua. Dalam perjalananku menanti, aku belajar sedikit demi sedikit tentang pernikahan sebelum akhirnya aku mengalami sendiri dan hidup dalam bahtera rumah tangga. Ternyata, ada banyak hal yang dulu belum sempat kupikirkan dan kini mulai kupersiapkan.


Printilan-printilan kebutuhan setelah menikah, seperti mengenai rumah tinggal, tabungan dadakan (untuk keperluan sakit dan kecelakaan tiba-tiba), investasi pendidikan anak, hingga biaya family time mulai terbayang dalam benakku. Tidak sedikit ternyata yang harus kupikirkan hingga aku bisa menilai bahwa aku telah siap untuk berkeluarga.

Mempersiapkan Segala Kebutuhan Masa Depan Sejak Hari Sekarang


Meskipun masih piyik, aku sudah punya gambaran investasi terbaik versiku sendiri. Believe it or not, di usia mudaku ini aku benar-benar telah memikirkan segala sesuatu yang akan memengaruhi hidupku di masa depan. Salah satunya adalah memikirkan tentang manfaat asuransi. Bagaimana tidak, saat ini asuransi jiwa begitu memegang peranan penting dalam kehidupan.


Tidak ada yang tahu soal umur dan tidak ada yang tahu pasti tentang apa yang terjadi pada diri kita suatu hari nanti. Hal inilah yang menjadi peganganku untuk memelajari unit link asuransi yang mungkin nanti akan aku butuhkan di masa mendatang.

Mungkin kalian pikir terlalu dini untuk memikirkan hal ini, tapi buatku,

semakin dini kamu mempersiapkan, maka semakin siap pula diri ini menghadapi segala kemungkinan yang mungkin datang di masa depan.

Mulai Mengenal dan Mencari Tahu Tentang Dunia Asuransi Jiwa


Aku baru paham bahwa ternyata asuransi itu bentuknya bermacam-macam -- tidak hanya satu atau dua saja. Bahkan, asuransi jiwa unit link sendiri memiliki beberapa jenis, diantaranya Investra Link, Investra Link Extra, Investra Titanium, Investra Platinum, COMM Link & COMM Link Premier, Maxiwealth Link, Elite Link Prime Value, COMM Link Signature, hingga Investra Link Prosper. Dan masing-masing unit link tersebut memiliki keunggulannya masing-masing.


Hampir semuanya siap untuk mengcover kebutuhan saat telah berkeluarga nanti. Aku sendiri tertarik pada asuransi Investra Link Extra dari Commonwealth life karea program asuransi ini memadukan asuransi jiwa dan investasi secara fleksibel untukku dan keluargaku nanti.


Kebutuhan pendidikan anak, persiapan masa pensiun hingga akumulasi pertubuhan harta kekayaan semuanya di cover lengkap dengan program ini. Bagaimana aku tidak jatuh cinta?

Sedangkan untuk terminal illness, santunan duka karena kecelakaan hingga commitment bonus hingga 25% pun diberikan pada program asuransi investra link extra. Hmmm, kan jadi pengen berkeluarga cepet-cepet kalo gini eh :)) hahahaha.

Kalau kamu, sudah mempersiapkan apa saja sebelum usiamu 40 tahun?

Senin, 09 April 2018

Membayangkan Liburan di Ubud Saja Sudah Bahagia, Gimana Kalau Bisa Beneran Kesana, Ya?

Sebagai seorang yang suka jalan dadakan dan tanpa arah, memang agak sulit untuk menjawab pertanyaan "kamu pengen kemana, Sep setelah ini?" Hmmmm it sounds like question "kapan nikah, Sep?" Yiiihaaaaa XD XD

Actually ada satu tempat yang masih jadi impian seorang Septi untuk melalang buana. Where is it? Ubud. Yes, I do really wanna go to Ubud. Nggak tahu seindah apa dan nggak tahu apa yang membuatku begitu ingin kesana. But, Ubud benar-benar jadi destinasi impian sama suami. Eh, kan masih jomblo, Sep? Lupa, ya? HAHAHAHAHAH U name it! Berangan sama suami bisa kesana boleh aja, kan? Siapa tau yeu pangeran berkuda putihnya baca ini dan menjemput ke rumah segera hahahhaha.

Sudah sejak lama pengen banget ke Ubud, ya meskipun beberapa kali ke Bali, belum pernah kaki ini menginjakkan ke Ubud yang terkenal dengan keramahan dan keindahan alamnya itu. Dunno what to say sih. But, i really wanna go to Ubud someday.

Meskipun kalau dibandingin sama mba Mara Solehah dan Erina Julia yang juga suka piknik tipis-tipis, aku emang kalah sering jalan-jalan. Tapi justru itu, lihat mereka suka piknis tipis jadi bikin aku pengen juga piknik sesering mereka huahahaha.

Padahal sebenernya piknik itu bikin capek even kata orang sih, piknik itu the way kita escaping the deadline and get enought with stress. Tapi ya itu, dijamin begitu pulang piknik pasti bakalan pusing juga karena deadline hahahha.

Kenapa Ubud?


source image: Google

Kalau kalian pernah tahu sawah di Ubud yang teraseringnya cantik itu, maka itu adalah salah satu hal yang benar-benar membuatku ingin ke Ubud. Sederhana banget ya anaknya cuma pengen lihat terasering sawah aja sampe pengen ke Ubud. Yes, nggak apa-apa dibilang norak atau ndeso. Tapi aku benar-benar ingin ke sana menikmati indahnya alam Ubud sambil ngopi bareng sama mas. Eh, teh juga nggak apa-apa kalau ditemenin sama mas, sih HAHAHAHAH

Aku suka banget sama alam, juga warna hijau. Jadi, kebayang kan gimana cintanya aku sama terasering Ubud yang literally dia alam masih alami dan warnanya mostly hijau menghampar gitu. Dan alam memang sellau jadi destinasi yang menyenangkan. Entah mengapa kalau sudah dekat dengan alam ambiance-nya selalu berasa adem aja gitu. Sejuk ~~

Kuingin Menikmati Keramahan Alam dan Masyarakat Ubud


source image: Google

Dari beberapa cerita yang kulihat, kudengar dan kubaca, Ubud selalu memiliki daya tarik yang membuat siapapun ingin datang dan tinggal berlama-lama di sana. Katanya, katanya lho ya soalnya aku belum pernah ke sana dan semoga bisa kesana (aamiin!!!). Katanya Ubud itu terkenal dengan keramahan alam dan masyarakatnya. Katanya, masyarakat di sana itu ramah-ramah dan benar-benar asyik. Kutaktahu bagaimana rasanya, dan semoga tahun ini kesampaian ke Ubud sama mas! Aamiin ya Allah.

Andai Bisa ke Ubud Beneran, Pengen Ngapain Aja?


Kalau benar-benar kesampaian ke sana, Aku pasti bakalan seneng banget karena sudah sejak lama aku merindukan tanah Ubud yang aku tidak tahu seindah apa sampai akupun ingin kesana. Terus terang lihat para postingan selebgram soal Ubud juga bikin aku jadi pengen ke sana. Kuingin juga merasakan ambiance-nya secara langsung. Bermimpi dan halu dulu boleh kan, ya?! Kan emang Septi anaknya halu HAHAHAHHAHAHAHA

Tiada doa yang bisa membawa perjalananku jadi kenyataan. Itulah sebabnya aku selalu berhayal dan berharap suatu saat bisa mewujudkannya. Karena memang doa punya kekuatan magis yang membuat manusia bisa terlihar sempurna di mata manusia lainnya.

Salam Halu,