Dwi Septia

content specialist | dream catcher | digital strategist

Artjog 2018, Membawaku Kembali Berimajinasi Akan Mimpi yang Tak Sampai

2 comments
Aku pernah berandai bisa menjadi seniman - atau menjadi seorang desainer - atau menjadi seorang arsitek - atau menjadi siapapun yang bisa memvisualisasikan apa yang ada di dalam kepalanya dalam bentuk seni berupa gambar.
Sayangnya, Tuhan punya cara lain untuk menjadikanku sebagai manusia seperti saat ini.


yaaaahhhh anak halu mah udah ketahuan ya kalau sejak dulu selalu halu pengen ini itu. Aku memang terkenal anaknya agak halu sejak kecil. Dulu, sewaktu SD tiap kali ditanya pengen jadi apa nanti aku selalu lantang jawab "Arsitek!!!" Tapi, yah gimana tetap saja pilihan-pilihan harus didiskusikan bersama orang tua dan orang-orang sekitar. Namanya juga manusia dan nggak hidup sendiri ya, kan?

Mimpiku untuk bisa menjadi arsitek atau desainer grafis pun berlalu begitu saja. Sebab tak ada pihak dari keluarga yang mendukung. Yaaaaa kayaknya mereka memang sudah paham bahwa aku nggak bakat bikin gambar cantik kali ya makanya aku nggak dibolehin. Aku mah apa nurut aja sambil nggrundel2 dikit. Dulu kok duluuuu...... Sekarang alhamdulillah sudah nggak hehehhe.

Beberapa waktu lalu, aku mampir ke Yogyakarta setelah notice bahwa akan ada pameran Artjog 2018. Aku nggak ngerti kenapa sedari dulu memang aku punya kecemburuan sosial sama orang-orang yang terlahir dengan bakat menggambar. Gimana enggak, aku nggak bisa nggambar cooyyy hiiks. Bahkan bikin awan aja gleot gleot huhu. Makanya aku selalu amaze tiap kali ada pagelaran seni atau pameran hasil karya yang tak ternilai harganya.

Dan Artjog berhasil mencuri perhatianku di tahun 2018 ini. Mungkin karena kebetulan aku nggak ada jadwal main dan salah satu kota yang masih bisa aku sambangi untuk sekadar main adalah Yogyakarta. Sudah beberapa waktu sebelum Artjog dibuka, aku sudah merencanakan keberangkatanku ke Yogyakarta. Nggak kok, nggak impulsif. Ini sudah well planned hehehe. Tumben, ya? XD

Artjog 2018 yang Mengangkat Tema Enlightment


Aku nggak terlalu paham akan filosofi seniman visual. Makna tersirat dan tersiratnya tidak seperti di dunia di penulis yang mana harus menerjemahkan setiap makna dari kata yang tertulis. Lha Artjog sendiri itu apa, sih? Nih, kalau dari websitenya bisa dibaca:

ARTJOG is an art experience that provides a melting pot for new ideas and thoughts in art. There, one may find various presentation of interdisciplinary arts. Anyone with the background of visual arts, music, dance and performing arts until creative industry would have the opportunity to meet each other. ARTJOG commits to overcome the boundaries that restrict the practice and the interpretation in art practice, and at the same time developing and maintaining the existing network between artist, market, stake holder, and public. ARTJOG is a space for sharing; sharing knowledge and aesthetic experience and also the latest development in art.
Jangan malas baca lah yaaa, informasi sudah lengkap hahahah padahal aku juga males ngartiin astagfirullah maap maap XD. Yang aku tangkat sih memang enlightment ini untuk mencerahkan pikiran-pikiran orang-orang seperti aku sih. Karya-karya yang ada di Artjog nggak cuma punya visual yang keren, tetapi filosofinya pun beuh bikin jatuh cinta.

Rentetan Karya Artjog 2018



Kalau kalian datang ke sini, kalian akan dimanjakan sejak pertama kali menginjakkan kaki di pintu masuk. Ada semacam kayak mockup karya bawah laut gitu menurutku. Eh bener nggak sih? Maap yak aku bukan ekspertise di bidang DKV jadi aku nyebut dengan bahasa sederhana aja hehehe. Soalnya ada ikan-ikan sama species-species bawah laut yang lucu-lucu gitu lhoooo. Dan yang paling aku suka mereka colorful, tapi nggak bikin bete karena terlalu ngejreng warnanya. Indah lah pokoknya!








Harga Tiket Masuk Artjog 2018 Cuma 50Ribu Saja


Berapa sih biaya masuk untuk bisa menikmati seluruh karya seniman di Artjog? Yes, cuma 50ribu. Tuh, udah aku tulis di judulnya hehehe. Mahal? Nggak, dong. Karena seni itu soal rasa dan karya yang dipamerin di Artjog ini bukan sekadar seni, lho. Masa cuma bayar 50ribu aja mahal hehehe. Dan begitu masuk, dijamiiiiinnnn kalian pasti bakalan suka. Its really worth to watch the exhibition at Artjog. Banyak banget karya yang akan membuatmu berdecak kagum dan berhenti untuk sepersekian waktu, menikmati ambience-nya

Kamu bisa menikmati karya-karya Artjog 2018 ini di:
Museum Nasional Yogyakarta,
Gampingan, Jalan Professor Ki Amri Yahya No.1,
Pakuncen, Wirobrajan, Kota Yogyakarta,
Daerah Istimewa Yogyakarta 55167

Oya, dengan bayar 50ribu, kamu akan mendapatkan voucher yang bisa ditukar dengan kuas GRATIS. Tuh, kalau kamu suka lukis atau mau belajar dunia lukis melukis kan yahut banget tooooo. Sayang seribu sayang, punyaku jatuh. Jadi yaaa aku nggak dapet kuasnya. Kamu jangan teledor ya kayak aku, kamu nggak akan kuat! Hwahwahwa

Salam

Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

2 komentar:

  1. Artjog emang kece banget sih. Cobain yuk ke museum MACAN di Jakarta. Sayangnya banyak orang yang kalo ke museum atau dateng ke gallery seni gini gak menikmati karyanya tapi malah selfie

    BalasHapus
  2. Jatuh tanpa sadar, dan tanpa sengaja ni jangan2.hoho

    BalasHapus

Halo!

Terima kasih telah membaca blog www.dwiseptia.com. Semoga konten yang ada di blog ini bisa menginspirasi. Doakan saya bisa produksi konten yang lebih baik, ya!
Oh, ya kalau ada rekues konten silakan tulis di kolom komentar, ya! ^^